Friday, September 12, 2008

Buta

Banyak hal yang tak seindah luarnya. Pacar cantik tapi sering jalan bareng cowo lain; suami kaya tapi kelakuan ga bener; ilmuwan terkenal tapi ga jujur; direktur perusahaan tapi kasar terhadap bawahan.

Jika tidak tahu, kerap kita akan bergumam "wah hebatnya". Tapi ini sih wajar. Soalnya tidak tahu. Palingan kita perlu mengenal dulu sebelum menilai. Ini namanya buta karena belum belajar. Intinya, jangan menilai sesuatu hanya dari kulitnya.

Namun, ada penyakit yang lebih "kronis" - pura-pura buta atau tutup sebelah mata. Buta yang disengaja. Karena kaya, saya ga peduli suami saya selingkuh. Karena terkenal, tidak apa-apa direktur korupsi. Karena "benar", saya ga peduli kalo saya itu egois. Kalau ini sih bisa jadi penyakit menular.

Makanya saya lebih senang bergaul dengan orang yang "rendah hati". Apapun statusnya. Entah itu direktur perusahaan, orang kaya, profesor, pendeta dan sebagainya. Setidaknya dengan rendah hati, tidak ada kepalsuan. Asal jangan pura-pura rendah hati. Itu sih bikin orang lain menjadi buta. =)

No comments: