Ini satu lirik lagu kesukaanku - judulnya "Manusia Bodoh" dari Ada Band.
Kita mesti cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati. Kalo ga bisa, lebih baik menjadi "manusia bodoh" daripada cerdik tapi tak tulus.
1 Januari - akhir yang lalu dan awal yang baru. Tak terelakkan, waktu terus berlalu. Namun, ini hanyalah hari berganti hari, tahun berganti tahun. Kenyataan kemarin tetaplah kenyataan. Begitu pula tantangan hari ini dan besok. Bedanya, kita mungkin lebih peka (mungkin lho..) mengambil hikmah masa lalu - jalan terjal ataupun jalan mulus untuk menatap hari-hari ke depan.
Malam tahun baru ini saya habiskan di New York. Ratusan ribu orang memenuhi Times Square. Tradisinya adalah bola lampu yang jatuh saat counting down. Meriah.
Namun, tahun ini saya hanya ngerasain kemeriahan "sesaat". Saya makin sadar 1 Januari hanyalah satu hari yang lain. Mungkin yang paling berkesan dari trip ini waktu saya bertemu ibu dan anak di kereta dalam perjalanan pulang ke hotel. Waktu itu 30 Desember - sekitar jam 8 malam. Ibu dan anak ini chinese. Nampak anaknya lahir disini sedangkan ibunya masih berasal dari Cina. Lalu ada seorang pengamen berkulit hitam. Pakainnya lusuh dan kumuh. Ibu ini memberi receh dan sang anak bertanya, "Kenapa Ibu memberinya uang?" Tanpa menjelaskan panjang lebar, ibu ini menjawab, "Dia lapar, Nak, dan butuh uang untuk makan. Nanti kalau kamu sudah besar dan bisa mencari uang, kamu juga harus membantu orang seperti mereka." Hati saya langsung tersentak. Betapa spontan motivasinya. Kadang kita berpikir seribu kali sebelum membantu orang lain. Kita lupa - meski tahun berganti sebegitu meriahnya - banyak orang disana yang tidak merasakannya. Mereka hanya sanggup berpikir apa yang akan mereka makan besok. Ironisnya, mereka tak seperti yang kita pikir. Mereka bukannya malas, hanya tak mampu mengubah nasib. Roda kehidupan yang mereka harus jalani. Kitalah yang lebih beruntung.
Mungkin tak banyak yang saya harap dari diri saya sendiri. Ajar saya agar semakin peka akan lingkungan sekitar dan makin kurang egois. Tanpa resolusi deh tahun ini. Resolusi tahun baru itu baik. Namun, janganlah dijadikan ambisi atau malahan beban. Hidup kadang tak bisa dipaksakan. Terlalu memaksa kadang hanya menyengsarakan diri sendiri dan orang sekitar kita. Mengalir sajalah. :)