Pilihan
Coba buat renungan pertama tahun 2008 ini. Mudah-mudahan berkenan.
Hidup ini penuh dengan pilihan. Pilihan kadang banyak, kadang perlu dijawab ya atau tidak. Dimulai sejak pagi hari. Kita memilih bangun atau tidur lagi. Siang kita memilih prioritas kerjaan kita. Dan sebagainya. Bahkan, kita seringkali dihadapkan akan pilihan yang penting dan sulit. Misalnya, memilih pekerjaan A atau B. Sudah ga betah di A, tapi belum dapat yang B. :)
Namun, kita kerap tak sadar pilihan-pilihan kita membentuk dan menentukan siapa kita. Pilihan kita "bercerita" tentang hidup kita. Apa yang kita suka, kita mau, kita pikirkan tergambarkan dalam pilihan-pilihan kita. Kabar baiknya kita bisa memilih. Kitalah yang menentukan. Sepatutnya kita berhati-hati dalam memilih. Jangan sembarangan.
Lalu, bagaimanakah pilihan yang benar? Saya gunakan kata "benar" karena "baik" belum tentu "benar". Baik kerap relatif di mata kita, sedang benar itu absolut. Filipi 1:9-10 mengajarkan akan hal ini. Pilihan yang benar adalah yang didasarkan akan kasih yang bersumber akan Yesus. Ini diperoleh dari pengetahuan yang benar tentang-Nya. Untuk memuliakan-Nya. Jadi, Firman Tuhan telah mengajarkan bagaimana kita mebuat pilihan. Tinggal apakah kita menurut. Jika ada pilihan yang tak sesuai, kita masih bisa kok mengubahnya. Selebihnya, jika pilihan itu terlampau sulit, kita bisa berdoa.
1 comment:
Iya bener banget ... life is full of choices kadang2 kita ga tau milih yg bener yg mana ... example ... education, job, soulmate, etc.
Berdoa itu the best way to decide yg mana yg harus kita pilih. Sometimes if we have choosen the hard one and a little bit confused. we will eventually understand that's the best thing for us.
Post a Comment