Rumput tetangga selalu lebih hijau. Pepatah lama, tapi masih sangat relevan. Kita cenderung iri akan milik orang lain. Terutama "tetangga". Orang yang kita kenal. Kenapa ya dia bisa punya mobil bagus, rumah bagus dan seterusnya? Kalau dia bisa kenapa saya tidak?
Ditilik-tilik perintah ke-10 dalam Sepuluh Perintah Allah kepada Musa sudah mengantisipasinya. Secara ekplisit, perintah ini mengajarkan untuk tidak mengingini milik "tetangga". Gimana praktisnya?
Jagalah hati kita. Penuhi dengan kecukupan disertai dengan ucapan syukur. Bawa hidup kita dekat kepada-Nya. Dari sana akan lahir hati yang "melayani", bukan "memiliki".
1 comment:
Yo..tul banget..
hehehe..tapi atasan gw slalu bilang gini..Rumput tetangga memang slalu tampak lebih hijau..tapi dapurnya lum tentu lebih bersih dari punya kita..
^^, yup, jiaaayooo..blajar mensyukuri apa yg dah JC kasi..
Post a Comment