Federer dan Nadal
Di seri Master Miami 2007, Federer dan Nadal tersingkir lebih awal. masing-masing di babak ketiga dan perempat final. Federer harus mengakui lagi kehebatan Canas dalam tiga set (ia juga kalah di Pasific Life Open dua minggu lalu). Sedangkan Nadal dibalas Djokovic dua set langsung (Nadal mengalahkan Djokovic juga di Pacific Life Open dua minggu lalu). Tak ayal persaingan tenis papan atas menjadi semakin seru. Tahun lalu hampir semua gelar Master direbut oleh duo Federer-Nadal. Saya pribadi melihat Djokovic dan Murray sebagai bintang baru tahun ini. Acungan jempol pula buat Canas. Setelah dilarang bermain selama 15 bulan karena doping, ia malahan bermain lebih baik dari sebelumnya.
Memang segala sesuatu ada waktunya. Kadang kita berada di atas angin dan ada waktunya kita merangkak dari bawah. Saat berada di atas, janganlah sombong. Tetaplah mawas diri. Saat berada di bawah, jangan takut dan khawatir. Tetaplah mengepak-ngepakkan sayap karena segala sesuatu akan indah pada waktunya. Ia tidak pernah berjanji untuk terus membawa kita terbang tinggi. Tapi, Ia berjanji untuk selalu menyertai dimanapun kita berada, termasuk mencukupkan segala kebutuhan kita.
No comments:
Post a Comment