Sunday, January 07, 2007

Berpikir Positif, Harapan dan Kehendak Tuhan

Konon, keberhasilan hidup seseorang ditentukan oleh kekuatan pikirannya. Orang yang mampu berpikir positif, memupuk harapan dan mengejarnya akan sukses. Sebaliknya, orang yang pesimis, pasrah dan tidak punya harapan akan selamanya terbenam.

Saya pribadi mendukung pendapat ini. Sesulit apapun keadaan kita, selama kita bisa berpikir positif and menempatkan harapan, kita akan tetap bertahan. Mampu bertahan berarti tetap hidup, tetap bekerja dan "seringnya" keberhasilan itu akan datang. Yang menjadi pertanyaan menarik adalah akankah kita "selalu" berhasil bila kita berpikir positif. Jawabnya ya, bila kehendak kita sesuai dengan kehendak Tuhan.

Lha, kalo begitu, apa gunanya berpikir positif bila segala sesuatu terjadi sesuai kehendak Tuhan? Nah, disinilah kuncinya, manusia diciptakan sebagai makhluk bebas yang bisa menentukan pilihan. Tuhan mempunyai rencana dalam hidup kita bahkan sejak kita belum lahir. Namun, kita sendirilah yang menentukan langkah dan pilihan kita. Intinya, carilah kehendak Tuhan sembari tetap memilih apa yang tersedia bagi kita. Lakukan apa yang bisa hari ini dan percaya Ia yang memimpin senantiasa. Bagaikan ikan yang terus berenang di sungai. Kadang ingin ke hulu, kadang ke hilir. Pada akhirnya aliran sungailah yang membawanya. Namun, bila ikan tersebut berhenti berenang, ia mati! Kadang harapan kita tidak sesuai dengan kehendak-Nya. Tapi, itu bukan masalah. Percaya bahwa Tuhan pasti telah menyiapkan rancangan yang terbaik buat kita masing-masing. Berpikir positif dan berharap. Itu yang membuat kita tetap hidup and memampukan kita menggenapi rencana-Nya akan hidup kita.

No comments: